Keramik lantai

Jenis-jenis Keramik Lantai Wajib Sobat Roma Ketahui

Jenis-Jenis Keramik Lantai Wajib Sobat Roma Ketahui – Halo Sobat Roma. Memiliki hunian yang asri, sejuk dan tidak ada gangguan dari suara bisik tetangga merupakan idaman bagi kita semua. Namun, tidak hanya itu. Kita juga selalu dipusingkan dengan pemilihan Keramik lantai yang cocok untuk hunian kita.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa memiliki keramik lantai yang cocok dengan hunian kita  menjadikan hunian kita lebih asri dan enak dipandang, namun apa saja jenis keramik lantai yang bisa dimiliki oleh sobat roma?

Simak artikel ini agar sobat roma bisa lebih bijak memilih keramik lantai.

Perlu Sobat Roma ketahui, jenis keramik dibedakan dalam tiga hal, berdasarkan permukaan, berdasarkan proses pembentukannya dan berdasarkan ukuran serta warna.

Berdasarkan permukaan

Glazed

Keramik lantai yang termasuk dalam kelompok glossy memiliki lapisan frit di  atasnya. Lapisan frit memberi keramik glossy tampilan glossy dan nuansa halus. Namun, lapisan tersebut membuat keramik licin saat terkena air, sehingga goresan pada permukaan atas keramik lebih terlihat. 

Namun keramik jenis ini sering digunakan untuk melapisi lantai  rumah karena mudah dibersihkan.  Jika permukaan keramik kotor, hanya bisa dibersihkan dengan spons atau pel.  Keramik yang termasuk dalam kelompok ini tidak selalu memiliki tampilan yang mengkilat. 

Ada juga  produk matte atau satin finish. Apakah Sobat Roma ingin memasang keramik lantai jenis ini? Pilih nat (garis antar ubin) yang sesuai dengan warna dan jenis keramik.

Unglazed

Keramik lantai unglazed biasanya tidak mengkilap karena bagian atasnya tidak memiliki lapisan frit. Selain itu, keramik jenis ini memiliki tekstur yang lebih kasar dan warna yang lebih alami (condong ke warna earth tone). 

Keramik lantai unglazed memang terlihat kurang menarik, tetapi keramik jenis ini tidak licin ketika terkena air. 

Tekstur yang kasar juga membuat keramik jenis ini tidak terlalu terpengaruh oleh goresan. Karena itu, keramik jenis ini sering dipakai untuk menutupi permukaan lantai di area teras rumah atau garasi. Saat ini, jenis keramik  ini populer di ruang hunian dan komersial, terutama di rumah bergaya rustic dan industrial.

Berdasarkan proses pembuatan

Extured

Extured adalah proses pembentukan keramik dengan cara membasahi  dan memoles bahan sampai halus. Kemudian dicetak sampai hasil gilingan  panjang. Kemudian masuk ke proses pemutusan.

Powder Pressed

Powder Pressed merupakan proses awalnya sama seperti extured ceramic. Bedanya, setelah dilakukan penggilingan, hasilnya dijadikan bubuk (powder) dengan teknik spray drying. Bubuk tersebut kemudian di-press(tekan) dengan tekanan tinggi pada cetakan.

Berdasarkan warna dan ukuran

Keramik KW 1, yaitu keramik dengan kualitas terbaik. Ciri-cirinya adalah sudut-sudut sikunya memiliki selisih ukuran < 1 mm antar keramik. Pemasangannya pun mudah karena ukuran dan warnanya memang sudah tersusun rapi.

Keramik KW 2, yaitu keramik yang kualitasnya tidak sebaik KW 1. Cirinya, sudut keramik tidak presisi dengan selisih ukuran antar keramik antara 1 sampai 2 mm.

Keramik KW 3, yaitu keramik dengan kualitas paling rendah. Sikunya memiliki selisih ukuran sampai 3 mm antar keramik.

Menurut proses pembakaran

Single Firing

Artinya keramik hanya mengalami satu kali proses pembakaran, yaitu setelah dicetak dan dilapisi glasir (glazur).

Double Firing

Artinya keramik mengalami dua kali proses pembakaran. Pembakaran pertama dilakukan di awal sebelum glasir (glazur). Setelah dilakukan pelapisan, dilakukan tahap pembakaran kedua.

Berdasarkan daya tahan gesekan

Kelas I

Lantai keramik kelas I merupakan lantai yang dilalui orang dengan alas kaki lunak atau tanpa alas kaki sehingga rentan menimbulkan gesekan  atau meninggalkan kotoran. Misalnya: lantai kamar mandi dan kamar tidur.

Kelas II

Lantai keramik kelas II merupakan lantai yang dilalui orang dengan alas kaki lunak dan mampu menahan sedikit gesekan yang keras. Misalnya: lantai ruang keluarga dan ruang tamu.

Kelas III

Lantai keramik kelas III merupakan lantai yang sering dilalui orang dengan alas kaki normal dengan adanya gesekan yang keras. Misalnya: koridor, balkon dan teras.

Kelas IV

Lantai keramik kelas IV merupakan lantai dengan lalu lintas normal dan terkadang terkena gesekan keras. Misalnya: dapur komersial, hotel, ruang pameran dan jalan akses utama bangunan.

Kelas V

Lantai keramik kelas V merupakan lantai dengan lalu-lintas pejalan kaki yang padat dan cukup sering mendapat gesekan keras. Misalnya: mall, bandara,  area pejalan kaki, area industri dan lainnya.

Itulah beberapa jenis keramik yang harus Anda ketahui. Yang terpenting adalah pilihlah lantai sesuai kebutuhan. Jangan hanya karena Anda menyukai warnanya lantas langsung membelinya.

Penutup

Itulah beberapa jenis lantai  yang bisa Anda untuk ketahui. Semoga dengan memahami hal-hal tersebut rumah Anda akan terasa lebih indah dan nyaman.

Temukan lebih banyak produk-produk perlengkapan rumah terlengkap hanya di Roma Bangunan atau konsultasikan langsung dengan CS Roma Bangunan untuk pilihan hunian idaman Sahabat Roma.

Kunjungi Supermarket Bangunan kami di :

KARAWANG

– Jl. Tuparev No.244, Nagasari, Kec. Karawang Bar., Kabupaten Karawang, Jawa Barat

– Jl. Wirasaba, Adiarsa Tim., Kec. Karawang Tim., Kabupaten Karawang, Jawa Barat

SUBANG

– Jl. Otto Iskandardinata No.121, Karanganyar, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat

Atau kunjungi media sosial resmi kami di :

taplink.cc/romabangunan

 

Tinggalkan Balasan